di muka umum yang dilakukan oleh massa yang sadar akan adanya penindasan yang terjadi.
Gerakan mahasiswa yang masi menggunakan aksi demonstrasi sebagai metode awal dalam
penyampaian pendapat adalah gerakan yang usang, dikarena pola gerakan yang hadir pada
mahasiswa unm hari ini adalah pola gerakan yang sama dengan gerakan yang digunakan pada
beberapa tahun terakhir dalam artian pola gerakan aksi mahasiswa unm adalah gerakan yang
kuno atau sudah tidak relevan dilakukan.
Why?karena gerakan aksi demonstrasi yang sering kali dilakukan oleh mahasiswa unm itu
sendiri dengan cara turun kejalan, memblokade jalan itu sering kali tidak sampai pada tujuan
yang di inginkan melainkan memperburuk citra mahasiswa unm di mata masyarakat luas.
Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa unm adalah aksi yang tidak lagi melibatkan
masyarakat luas sebagai massa aksi.
Hari ini mahasiswa dalam hal aksi demonstrasi semerta merta melupakan peran nya sebagai
agent of change dan moral force.
Dalam agent of change mahasiswa diharap perlu untuk menjadi penggerak dalam perubahan ke
arah yang lebih baik dengan berbekal pengetahuan, ide, dan keterampilan yang dimiliki
mahasiswa untuk menjadi lokomotif kemajuan, tetapi pada hari ini peran itu tidak lagi dimiliki
oleh mahasiswa yang melakukan gerakan aksi.
Turun melakukan aksi demonstrasi dengan pola gerakan yang telah usang menjadikannya pola
gerakan yang mati sehingga aksi demonstrasi mahasiswa unm sering kali mengalami
kemunduran dalam hal gerakan yang seharusnya mahasiswa unm bisa lebih memperbaruhi
atau lebih berpikir radikal dalam hal gerakan agar pola yang terbentuk tidak lagi sama dengan
pola gerakan yang sudah ada dari dulu.
Sama hal dalam moral force, mahasiswa diharapkan memiliki moral yang baik dan dituntut
untuk memiliki akhlak yang baik pula, sebab mahasiswa memiliki peran dan fungsi sebagai
moral force atau suri tauladan bagi masyarakat. Artinya segala bentuk perilaku yang dibuat oleh
mahasiswa akan menjadi penilaian bagi masyarakat sekitarnya, tetapi pada hari ini citra yang
terbangun pada masyarakat sekitar kepada mahasiswa unm adalah citra yang negatif dalam
artian mahasiswa unm dalam mata masyarakat sekitar sering kali negatif. Dikarenakan pada
perilaku dan keputusan untuk melakukan aksi demonstrasi adalah perilaku yang dinilai buruk
oleh masyarakat sekitar.
Dalam buku aksi massa yang ditulis oleh Tan malaka mengatakan seperti ini “Kekuatan revolusi
terletak pada massa rakyat tertindas (kaum kromo), terutama buruh dan tani, yang bila sadar
akan kepentingannya dan terorganisir dapat menjadi kekuatan utama untuk melawan
kekuasaan kolonial.”
Yang dalam artian ketika kita bedah lebih lanjut perlu adanya peran dan fungsi mahasiswa yang
tetap jalan diwalayah tersebut, sehingga mahasiswa tidak lagi menjadikan rakyat sebagai lawan
tetapi sebagai kawan untuk memperjuangkan keadilan secara bersama.
Artinya yang ingin saya sampaikan adalah untuk meruntuhkan sistem kekuasaan itu tidak dapat
dilakukan ketika hanya kelompok kecil tetapi ketika melibatkan semua elemen itu akan dengan
mudah menggoyahkan sistem kekuasaan yang terbangun.
*Penulis: A. Fahrul Ar (Demisioner Ketua Bidang Keilmuan HMJ Matematika FMIPA UNM Periode 2025-2026)
0 comments